MATERI TIK KELAS
XII SEMESTER 1
BAB I
MENGENAL GAMBAR
DIGITAL
Gambar
digital terbagi menjadi dua jenis, yaitu gambar jenis bitmap dan gambar jenis
vektor.
A. GAMBAR BITMAP
Gambar
bitmap merupakan duplikat atau tiruan persis dari gambar asli dalam bentuk
gambar
digital.
Gambar jenis ini tersusun dari sejumlah titik pixel (picture element)/dot/point/titik
koordinat
yang ditempatkan pada lokasi-lokasi tertentu dengan nilai warna tersendiri
sehingga
membentuk
pola tertentu di layar komputer. Pola yang terbentuk itulah yang menghasilkan
atau
menimbulkan
kesan gambar. Pixel merupakan elemen terkecil citra digital yang dapat dilihat
mata.
Semakin
banyak jumlah pixel, berarti semakin tinggi tingkat kerapatannya dan semakin
halus
gambar
yang terbentuk. Akibatnya, semakin besar pula ukuran file gambar tersebut.
Banyaknya
titik
dalam 1 inchi dikenal dengan dpi (dot per inchi). Anda dapat mengenali gambar
bitmap dari
file
komputer yang berekstensi .bmp, .jpg, .tfi, .gif, .png,
.pix, .pcx, dan sebagainya.
1.. Kelebihan gambar
bitmap
● Mampu menangkap nuansa warna dan bentuk
yang natural.
● Lebih cepat dan lebih sesuai untuk ditampilkan ke layar monitor,
karena gambar
bitmap dapat ditransfer secara
langsung dari file ke layar monitor Anda.
2.. Kekurangan
gambar bitmap
● Perubahan ukuran gambar (pembesaran dan pengecilan) mempengaruhi
kualitas
gambar.
● Ukuran file gambar relatif besar.
● Melakukan kompresi (pemadatan) pada gambar, maka kualitasnya
gambar tersebut akan menurun
3.. Program aplikasi
pengolah gambar bitmap
Pengolahan
gambar bitmap dapat kita lakukan dengan aplikasi-aplikasi
yang
dirancang khusus untuk mengolah gambar, seperti Adobe Photoshop, Corel
Photopaint,
dan GIMP.
B. GAMBAR VEKTOR
Gambar vektor adalah gambar yang tersusun oleh sekumpulan garis,
kurva, dan bidang
tertentu dengan menggunakan serangkaian instruksi yang
masing-masing didefinisikan
secara matematis. Setiap garis, kurva, dan bidang tertentu
tersebut mempunyai properti
atau atribut masing-masing berupa fill, stroke, dan node. Gambar
vektor tidak dipengaruhi
oleh resolusi gambar atau titik pixel (dpi) seperti pada gambar
bitmap.
1.. Kelebihan gambar
vektor
● Bersifat scalable,
artinya kita dapat memperbesar atau memperkecil gambar tanpa mengubah
kualitasnya.
● Memiliki ukuran file yang kecil, sehingga lebih mudah dan lebih cepat
didownload melalui
Internet.
● Dapat
diubah dalam berbagai tampilan tiga dimensi, tentunya dengan menggunakan
software
yang
sesuai.
● Mempunyai warna-warna
yang solid, cocok untuk bentuk-bentuk gambar sederhana, seperti
logo,
kartun, dan sebagainya.
2.. Kekurangan gambar
vektor
● Kekurangan gambar vektor adalah kurang dapat menampilkan gambar
dan gradasi
secara realitis atau natural.
3.. Program aplikasi
pengolah gambar vektor
Gambar
vektor dapat dibuat dengan program aplikasi desain grafis untuk gambar vektor
seperti
CorelDraw,
Macromedia Freehand, Macromedia Flash, Dia, dan Inkscape.
COREL
DRAW
CorelDraw merupakan salah satu aplikasi pengolah gambar berbasis vector yang banyak dipakai oleh pengguna PC. Karena berbagai kemudahan dan keunggulan yang dimiliki oleh coreldraw, maka coreldraw sering dimanfaatkan untuk desktop publishing, percetakan, dan bidang lain yang memerlukan pemrosesan visual.
CorelDraw merupakan salah satu aplikasi pengolah gambar berbasis vector yang banyak dipakai oleh pengguna PC. Karena berbagai kemudahan dan keunggulan yang dimiliki oleh coreldraw, maka coreldraw sering dimanfaatkan untuk desktop publishing, percetakan, dan bidang lain yang memerlukan pemrosesan visual.
Keunggulan
mengolah gambar berbasis vektor adalah ukuran hasil akhir yang dapat ditekan
seminimal mungkin namun dengan kualitas yang tidak kalah dengan gambar berbasis
raster atau bitmap. Karena itulah desain grafis dan olah gambar berbasis vektor
sangat banyak digunakan untuk desktop publishing, percetakan, dan bidang lain
yang memerlukan pemrosesan visual.
Sebenarnya
ada banyak sekali software desain grafis dan pengolah gambar berbasis vektor
yang bisa kita gunakan,misalnya saja diantaranya adalah Coreldraw, Photoshop,
Freehand, adobe ilustrator dll. Namun coreldraw merupakan program paling
populer yang sering dimanfaatkan. Selain karena tampilannya yang user friendly
dan mudah dipelajari, coreldraw juga mempunyai berbagai keunggulan – keunggulan
lain yang sangat bermanfaat.
Beberapa
keunggulan coreldraw antara lain coreldraw sangat bagus dalam kolaborasi teks
dan gambar. Meskipun photoshop juga bisa namun lebih mudah dengan coreldraw.
Selain itu kelebihan coreldraw yang jarang dimiliki oleh aplikasi desain grafis
dan pengolah gambar yang lain adalah dukungan forum dan komunitas coreldraw
yang begitu banyak dan beragam, sehingga kita bisa dengan mudah menemukan
tutorial, tips dan bisa berbagi ilmu dengan pengguna coreldraw lainnya di
seluruh dunia.
MATERI
KELAS XII SEMESTER 2
POWERPOINT
Microsoft PowerPoint merupakan
software produk Microsoft® yang dikhususkan untuk pembangunan atau pembuatan
slide untuk presentasi. Microsoft PowerPoint memiliki beberapa alat bantu
(tools) yang membantu perancang slide untuk mendesain slide sehingga tampil
lebih menarik dan mudah dikendalikan saat melakukan presentasi.
Sebelum
kita mengenal PowerPoint, kita buka dulu software Microsoft PowerPoint. Untuk
membukanya, klik tombol Start - All Program - Microsoft Office - Microsoft
PowerPoint
POWERPOINT
A.
MENGIDENTIFIKASI MANFAAT PROGRAM PRESENTASI
Dalam
dunia bisnis para pengusaha sering dihadapkan pada promosi, menjual produk,
tender proyek dan sebagainya. Dalam menyampaikan semua tujuan yang akan dicapai
salah satunya dengan cara mempresentasikan di depan publik sehingga pembeli, pemilik proyek tertarik dan
menjatuhkan pilihan pada produk atau perusahaan yang dipromosikan.
Sebelumnya
sudah banyak dikenal beberapa alat presentasi, seperti poster, OHP, dan slide
proyekto. Dalam perkembangan tehnologi komputer juga menyediakan suatu program
yang dikususkan untuk presentasi. Program untuk pembuatan presentasi saat ini
sudah berkembang sedemikian rupa sehingga pemakai komputer mempunyai banyak
pilihan.
Salah satu
program yang mudah digunakan untuk membuat presentasi adalah Micrrossoft
PowerPoint. Program ini menjadi menjadi satu produk dengan Microssoft Word,
Microssoft Excel. Microssoft PowerPoint atau biasa disebut PowerPoint merupakan
salah satu produk pada program under windows yang terdiri dari : Word, Excell
dan PowerPoint.. Sebagai program yang terkemas dalam satu paket, maka ketiga
program ini mempunyai menu dan operasi yang hampir sama, sehingga dengan menguasai
salah satunya maka yang lain akan tidak terlalu sulit.
PowerPoint
merupakan program yang dikhusukan untuk membuat presentasi. Kemudahan
operasional (user Frendly) membuat program ini menjadi populer walaupun banyak
program presentasi yang lain.
Untuk
mengaktifkan program ini ikuti langkah berikut :
1. Klik
start
2. Klik
program
3. Pilih
microssoft office XP
4. Pilih
Microssoft PowerPoint
Setelah
aktif maka akan muncul jendela powerpoint
Dalam
Microssoft powerpoint terdapat beberapa bagian lembar presentasi, yaitu menu
tools, slide sorter dan slide view, lembar presentasi, task pane. menu dan
tools merupakan ikon – ikon untuk mengoperasikan lembar presentasi. Slide
sorter adalah suatu tampilan untuk setiap lembar presentasi, Slide view untuk
mengatur tampilan dan slide sorter untuk menjalankan slide. Lembar presentasi
merupakan daerah yang digunakan untuk membuat presentasi, sedangkan Taskpane
merupakan langkah – langkah lanjutan dari beberapa perintah menu.
B.
MENGIDENTIFIKASI FUNGSI MENU, TOOLS DAN IKON
Seperti
halnya menu – menu lain dalam microssoft, menu pada powerpoint merupakan
kumpulan perintah semua sisitem operasi. Menu dalam powerpoint terdiri atas
tiga macam, yaitu menu pokok, menu cascading dan menu pop up. Menu pokok
merupakan menu standar semua program komputer. Ada 9 menu pokok meliputi: File,
Edit, View, Insert, format, tools, slide show, windows dan help. Dalam menu
menu itu jika di klik terdapat menu lanjutan atau sub menu atau menu puldown
Menu file
berfungsi untuk membuka lembar presentasi yang baru, membuka yang telah atau
pernah dibuat, menutup, menyimpan, mengatur lembar presentasi, mencetak, dan
sebagainya.
Menu edit
secara umum digunakan untuk mengedit dan memperbaiki lembar presentasi, seperti
membatalkan perintah, memotong, menduplikasi lembar presentasi, menghapus slide
dan sebagainya.
Menu View
digunakan untuk mengatur tampilan lembar
presentasi dan menjalankan lembar presentasi
Menu
insert digunakan untuk menyisipkan sesuatu pada lembar presentasi .
Menu
format merupakan menu yang digunakan untuk mengatur tampilan teks, spasi dan
latar belakang slide
Menu tools
digunakan untuk memperbaiki ejaan
Menu slide
show digunakan untuk menjalankan slide, membuat animasi dan mengatur jalannya
slide
Menu
window digunakan untuk mengatur beberapa lembar presentasi sekaligus di layar
Menu Help
digunakan untuk mencari bantuan operasional meliputi: Microssoft Powerpoint
help, show the office assistan dan lain – lain
C. MENU TOOLS
Ada tiga
macam tools menu yang akan di bahas yaitu :
Tools menu
standard merupakan tools menu yang digunakan untuk operasional vital, seperti
membuka lembar presentasi, menyimpan, menggandakan dan sebagainya
Tools menu
formating digunakan untuk memformat jenis font dan ukurannya.
Tools menu
standar merupakan icon drawing , jika icon ini diklik maka akan muncul menu
drawing.
Dan cari
informasi melalui buku powerpoint.
MEMBUAT
PRESENTASI
Dalam
membuat presentasi ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu : sederhana,
menarik dan jelas. Sederhana dalam arti slide hanya memuat hal – hal pokok dan
tidak perlu menuliskan secara mendetail, karena audiens diharapkan masih
mendengarkan penjelasan sambil menikmati tampilan slide dan tidak asyik sibuk
membaca dan mencatat isi slide.
Hal kedua,
yaitu menarik artinya slide harus di desain sedemikian rupa sehingga menarik
untuk dinikmati. Dalam hal ini tidak dianjurkan membuat slide dengan banyak
warna dan gambar, sebab dengan bayak gambar dapat mengganggu isi slide yang
sebenarnya.
Prinsip
yang ketiga, yaitu jelas maksud dari slide dapat dilihat dengan jelas oleh
semua peserta atau audiens presentasi, sehingga mereka tidak terganggu dengan
tulisan – tul;isan yang kabur, terlalu banyak, dan sebagainya. Biasanya slide,
yang baik memiliki jumlah kata dalam baris tidak lebih dari 10 kata dan 7
baris, lebih dai itu maka tulisan menjadi tidak jelas.
Setelah
mengetahui prinsip – prinsip dasar pembuatan slide, selanjutnya akan dijelaskan
cara membuat slide dan menerapkan prinsip – prinsip tersebut ke dalam lembar
presentasi. Ada beberapa cara untuk membuat lembar presentasi, salah satunya
menggunakan template. Template digunakan untuk membuat lembar presentasi sesuai
dengan selera pembuat dan juga dapat menggunakan pola yang sudah disiapkan
komputer, yaitu Auto Content Wizard.
1.
TEMPLATE
Membuat
lembar presentasi dengan template merupakan cara membuat lembar presentasi
dengan latar belakang dan format yang disediakan oleh Powerpoint. untuklangkah
– langkah pembuatannya adalah sebagai berikut :
1. Klik
menu file
2. Pilih
dan klik New,m maka akan muncul Task Pane
3. Pilih
From Design Template pada task pane, maka akan muncul beberapa pilihan latar
belakang.
4. Pilih
salah satu latar belakang yng Anda inginkan
Ada
beberapa pilihan penggunaan yaitu :
a. Aplly
to all slides, untuk memberi latar belakang gambar yang dipilih pada
semua
slide
b. Aplply
to selected slide, untuk memberi latar belakang pada halaman slide
yang aktif
c. Show
Large Previews, untuk menampilkan contoh latar slide tampil lebih
besar
Untuk
mengisi slide caranya Klik pada daerah border (garis putus – putus). Untuk
lebih jelasnya ikuti lanjutan perintah berikut ini :
5. Pilih
aplly to all slide
6. Klik
pada place holder (click to add title) dan ketik TEKNOLOGI INFORMASI
DAN
KOMUNIKASI)
7. Klik
pada click to add subtitle dan ketik KELAS XII SMA.
Sekarang
kita sudah memiliki slide
Jika kita
sudah membuat slide maka untuk membuat slide halaman berikutnya langkah –
langkahnya adalah :
8. Klik
menu insert
9. Pilih
dan klik New Slide
Lakukan langkah
8 dan 9 beberapa kali sehingga muncul beberapa slide baru di bawahnya. Setelah
itu, lanjutkan ke langkah 10 untuk mengatur jenis tampilan, apakah ingin
menggunakan bullet, gambar dan sebagainya.
10. Pilih
dan klik salah satu tampilan yang diinginkan pada task pane
11. Ketik
isinya.
Setelah
selesai, simpan lembaran – lembaran slide presentasi dengan nama Presentasi-1,
caranya :
12. Klik
menu file
13. Pilih
dan klik save
14. Ketik
presentasi-1
15. Klik
save
Pada title
bar nama file menjadi Presentasi-1
Menu dan
ikon pada Menu Bar terdiri dari menu File, Edit, View, Insert, Format, Tools,
Table, Window, dan Help. Berikut ini akan dijelaskan mengenai berbagai fungsi
dari setiap menu tersebut.
1. File
Menu file
berfungsi untuk membuat, membuka, menyimpan, mencetak, mengatur ukuran halaman
hingga menutup suatu dokumen yang kiti tool-tool yang terdapat dalam menu file
fungsi dari tool-tool yang terdapat dalam menu File.
Fungsi
Menu File :
New :
Untuk membuat lembar kerja baru
Open :
Untuk membuka file dokumen yang pernah kita buat
Close :
Untuk menutup file yang sudah sedang aktif
Save :
Untuk menyimpan file yang sudah dikerjakan atau sedang dikerjakan.
Save as :
Untuk menyimpan file yang sudah dikerjakan atau sedang dikerjakan dengan nama
file baru.
Save as
Web Page : Untuk menyimpan file yang sudah dikerjakan atau sedang dikerjakan
dengan nama file baru.
Search :
Untuk mencari file atau nama file
Versions :
Untuk menampilkan tanggal dan waktu masing-masing versi yang disimpan dan nama
orang yang menyimpan.
Web Page
Preview : Untuk menampilkan file yang aktif sebagai halaman web dalam browser
sehingga kita dapat melihat seperti apa dokumen yang dibuat sebelum
diterbitkan/dicetak.
Page Setup
: Untuk menentukan margin dan ukuran kertas.
Print
Preview : Untuk melihat tampilan dokumen sebelum dicetak
Print :
Untuk mencetak dokumen yang kita buat
Send to :
Untuk mengirim dokumen ke media lain seperti Microsoft Powerpoint
Properties
: Untuk menampilakn informasi tentang dokumen yang aktif
Exit Untuk
: keluar dari program Microsoft Office
2. Edit
Menu Edit
berfungsi untuk mengedit (melakukan perubahan dengan cara menambah, menghapus,
memotong, menyalin, membatalkan, mengatur pemunculan objek, dan lain-lain.
Berikut ini merupakan berbagai fungsi dari tool-tool yang terdapat dalam menu
Edit.
Fungsi
Menu Edit :
Undo :
Untuk membatalkan perintah terakhir
Repeat :
Untuk membatalkan Undo
Cut :
Untuk memotong suatu objek seperti kata, kalimat, gambar dan memasukkannya ke
clipboard atau dokumen lain.
Copy :
Untuk meng-copy atau menyalin suatu objek ke dalam clipboard atau dokumen lain.
Office
Clipboard : Untuk mengatur pemunculan objek dari clipboard
Paste :
Untuk memunculkan suatu objek dari dalam clipboard atau dokumen lain.
Paste
Special : Paste dengan kriteria tertentu
Paste as
Hyperlink : Untuk memunculkan objek dari dalam clipboard namun tetap ada
hubungannya walau berada di tempat yang berbeda.
Clear :
Untuk menghapus format atau objek yang dipilih.
Select All
: Untuk memilih/memberi tanda blok hitam pada seluruh lembar kerja
Find :
untuk mencari mencari kata yang dikehendaki
Replace :
untuk mengganti kata
Go to :
untuk berpindah halaman, baris, kolom, objek, dan lain-lain.
Links :
untuk membentuk hubungan
Object :
untuk mengedit object
3. View
Menu View
berfungsi untuk mengatur tampilan layar dari dokumen yang kita kerjakan.
Berikut ini merupakan berbagai fungsi dari tool-tool yang terdapat dalam menu
View.
Fungsi
Menu View :
Normal :
untuk menampilkan tampilan layar yang normal atau tampilan standar (default)
Web Layout
: untuk menampilkan tampilan editing dokumen kita ketika muncul di web browser.
Print
Layout : Untuk menampilkan print layout yang berupa sebuah tampilan editing
dokumen kita ketika akan mencetak.
Outline :
untuk memindahkan tampilan editing dokumen kita ke tampilan outline view,
sehingga kita dapat memeriksa dan bekerja dengan struktur file dokumen kita
dalam bentuk outline klasik.
Task Pane
: untuk menampilkan Task Pane
Toolbars :
untuk menampilkan dan menyembunyikan toolbar-toolbar yang dikehendaki
Ruler :
untuk menampilkan dan menyembunyikan/menghilangkan penggaris yang ada di atas
area kerja
Document
Map : merupakan layar vertikal yang berfungsi juga sebagai peta dokumen untuk
memberitahukan letak/posisi dokumen kita sekarang.
Header and
Footer : untuk membuat header dan footer
Footnotes
: untuk membuat catatan kaki
Markup :
untuk memunculkan atau menyembunyikan komentar
Full
Screen : untuk menggunakan tampilan layar menjadi tampilan penuh layar
Zoom :
untuk memperbesar tampilan
4. Insert
Menu
insert berfungsi untuk menyisipkan teks, tanggal atau waktu, simbol, diagram,
file, objeck, dan sebagainya. Selain itu dapat digunakan untuk memberi nomor
halaman pada dokumen yang kita kerjakan. Berikut ini merupakan berbagai fungsi
dari tool-tool yang terdapat dalam menu insert.
Fungsi
Menu Insert :
Break :
untuk menentukan jenis perpindahan
Page
Number : untuk memberi nomor halaman
Date and
Time : untuk menyisipkan tanggal
Auto Text
: untuk menyisipkan teks
Field :
untuk menyisipkan field
Symbol :
untuk menyisipkan simbol
Comment :
untuk menyisipkan komentar dan catatan
Reference
: untuk menyisipkan footnote, caption, cross reference, dan index
Web
Component : komponen dari web
Picture :
untuk menyisipkan gambar
Diagram :
untuk menyisipkan diagram
Text Box :
untuk menyisipkan text box
File :
untuk menyisipkan file
Object :
untuk menyisipkan objek
Bookmark :
untuk menyisipkan bookmark
Hyperlink
: teks atau grafik yang kita kirimkan ke suatu file, dokumen HTML
5. Format
Menu
Format berfungsi untuk menentukan jenis huruf, paragraf, memberikan penomoran,
membuat jenis kolom dalam teks, memberi bingkai dan arsiran, mengatur huruf
besar dan kecil dan berbagai hal yang berkaitan dengan format dokumen. Untuk
lebih jelasnya mengenai fungsi menu format, berikut berbagai fungsi dari
tool-tool yang terdapat dalam menu format.
Fungsi
Menu Format :
Font :
untuk menentukan jenis huruf dan atributnya.
Paragraph
: untuk menentukan jenis paragraf
Bullet and
Numbering : untuk memberikan bullet dan penomoran
Border and
Shading : untuk memberikan bingkai dan arsiran
Columns :
untuk membuat jenis columns
Tabs :
untuk menentukan batas tabulasi
Drop Cap :
untuk memberikan efek drop cap
Text
Direction : untuk mengatur arah horizontal dan vertikal dari teks yang diketik.
Change
case : untuk mengatur huruf besar dan kecil
Background
: untuk memberikan warna latar belakang dokument yang dikerjakan
Theme :
untuk mengatur format tampilan theme yang akan digunakan pada sebuah halaman
web, dokumen, dan pesan email.
Frame :
untuk membuat tabel daftar isi dengan menggunakan heading dari dokumen dan
menempatkan di sebelah kiri halaman frame.
Auto
Format : untuk mengubah format menjadi format dokumen atau surat
Styles and
Formating : untuk mengubah style dan format
Reveal and
Formating : untuk menampilkan task panel reveal formatting yang berfungsi untuk
menentukan format suatu teks.
Object :
untuk memformat object
6. Tools
Menu Tools
berfungsi untuk memeriksa ejaan, memilih bahasa yang dikehendaki, menghitung
banyak kata atau karakter, memproteksi dokumen, dan sebagainya. Untuk lebih
jelasnya perhatikan fungsi dari tool-tool yang terdapat dalam menu Tools
berikut ini.
Fungsi
Menu Tools :
Spelling
and Grammar : untuk memeriksa ejaan
Language :
untuk memeriksa ejaan
File
Broken Text : untuk mengatur dan menyusun text yang berantakan atau tak
beraturan (fasilitas ini terdapat dalam Microsoft Word Window XP)
Word count
: untuk menghitung banyaknya kata, paragraf, baris, karakter, dan halaman
Auto
Summarize : untuk merangkum poin-poin secara otomatis dalam dokumen
Speech :
untuk mengubah perintah keyboard/mouse dengan suara menggunakan bahasa yang
dikenal oleh Microsoft Office
Track
Change : untuk menandai perubahan-perubahan yang dilakukan dalam dokumen
terakhir/baru atau yang sedang dikerjakan, dan mencatat setiap perubahan
tersebut saat dilihat kembali.
Compare
and Merge Document : untuk membandingkan dan menggabungkan dokumen
Protect
Document : untuk memproteksi dokumen
Online
Collaboration : untuk melakukan kolaborasi dengan para pengguna internet
seperti diskusi maupun net meeting.
Letters
and Mailing : untuk membuat surat dan label
Tools on
the Web : untuk melihat fungsi tools secara online
Macro :
untuk membuat macro
Template
and Add-Ins : untuk membuat templates
Auto
Correct Options : untuk membuat autocorrect
Customize
: untuk melihat tombol toolbar, menu, dan shortcut key
Options :
untuk memodifikasi setting program dari Microsoft Office
7. Table
Menu Table
berfungsi untuk membuat tabel, menyisip tabel dalam teks dokumen, mengurutkan
data, dan segala hal yang berkaitan tabel. Untuk lebih jelasnya perhatikan
fungsi dari tool-tool yang terdapat dalam menu Table berikut ini.
Fungsi Menu
Table :
Draw Table
: untuk menggambar tabel
Insert :
untuk menyisipkan tabel, kolom, baris, atau sel
Delete :
untuk menghapus table, kolom, baris, atau sel
Select :
untuk menyeleksi tabel, kolom, baris, atau sel
Merge
Cells : untuk menggabungkan sel-sel terpilih
Split
Cells : untuk membagi sel kolom pada tabel menjadi beberapa sel kolom yang
lebih kecil
Split
Table : untuk memisahkan tabel
Table auto
Format : untuk membuat format tabel secara otomatis
Autofit :
untuk menyesuaikan lebar kolom pada tabel dengan lebar window secara otomatis
Heading
Rows Repeat : untuk menunjuk baris terpilih untuk menjadi heading table yang
diulang pada halaman selanjutnya.
Convert :
untuk mengkonversi bentuk teks ke bentuk tabel atau sebaliknya
Sort :
untuk mengurutkan data
Formula :
untuk memberikan formula (perhitungan matematika)
Show
Gridlines : untuk memunculkan atau menyembunyikan garis bantu
Table
Properties : untuk menampilkan properties untuk tabel
8. Window
Menu
Window berfungsi untuk membuka jendela baru, menyusun semua jendela yang aktif
dan melihat dokumen yang sedang aktif. Untuk lebih jelasnya perhatikan fungsi
dari tool-tool yang terdapat dalam menu Windo berikut ini.
Fungsi
Menu Window :
New Window
: untuk membuka jendela baru
Arrange
All : untuk menyusun semua jendela yang aktif
Split :
untuk membagi lembar kerja yang aktif menjadi dua bagian
1
Document2 : untuk melihat seluruh dokumen yang aktif
9. Help
Salah satu
fungsi Menu Help adalah memunculkan fasilitas help yang bisa membantu kita
menyelesaikan masalah yang dihadapi pada saar menggunakan fasilitas Microsoft
Word, termasuk informasi mengenai suatu
ikon. Untuk lebih jelasnya perhatikan fungsi dari tool-tool yang
terdapat dalam menu Help berikut ini.
Fungsi
Menu Help :
Microsoft
Word Help : untuk memunculkan fasilitas help yang bisa membantu kita
menyelesaikan masalah.
Show the
Office Assistant : untuk menampilkan atau menyembunyikan office assistant
What’s
This : untuk meminta penjelasan mengenai icon yang ditunjuk
Office on
the Web : untuk meminta informasi terkini dari office web site
Activate
Product : untuk memunculkan Activate Product
Word
Perfect Help : untuk memberikan informasi bagi pemakai Word Perfect
Detect and
Repair : untuk mencari dan memperbaiki kesalahan secara otomatis
About
Microsoft Word : untuk menampilkan informasi mengenai program Microsoft Word
yang kita gunakan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar